terlahir sebagai wanita adalah anugrah bagi kita. kita memiliki kecantikan, keanggunan dan juga kekuatan yang tidak dimiliki pria manapun. tapi, sebagaimana segala hal yang selalu memiliki sisi lain, terlahir sebagai wanita juga dapat menjadi masalah bagi kita. hal ini dikarenakan kita terlahir dengan paduan hormon yang sayangnya sering membuat kita merasakan apa yang disebut dengan "imagery audience". kita merasa bahwa seluruh pasang mata di dunia mengamati kita, siap menilai, membandingkan dan menghakimi kita. hayalan ini terkadang membuat kita mengemas diri dan segera mengambil kuda-kuda untuk "berperang" dengan wanita-wanita lainnya agar menjadi yang lebih baik di mata para adam..
maka tanpa kita sadari, setiap wanita berperang dengan wanita lainnya. perang dengan perlengkapan make up, majalah, dan produk bermerk sebagai pedangnya, salon dan mall sebagai perisainya, dan laki-laki, keeksisan, pengakuan dan perhatian sebagai harta perang yang diperebutkan. tragic, isnt it? dan yang lebih parah dari semua itu adalah.. bahwa sebagian dari kita bahkan tidak menyadari bahwa ia sedang menyerang ataupun di serang. wow.. could you imagine that??
lalu apakah masih disebut perang apabila kedua belah pihak terkadang tidak menyadari peperangan itu? mungkin lebih tepat kita sebut sebagai doesnt exist war! peperangan yang sebenarnya tidak ada. peperangan yg hanya ada dalam khayalan para wanita yg ingin menjadi yang terbaik, tidak ingin ada yang lebih baik daripadanya, dan menganggap lawannya juga sedang bersiap menyerangnya.
maka sudah seharusnya kita berkaca. merenungkan apa yg ada di dalam benak kita. apa yg terlahir dari fikiran kita. hidup dalam perang, apa enaknya? bila ingin menjadi yang terbaik , maka jangan jadikan siapapun sebagai pembanding kita. remember girl.. setiap individu itu berbeda.. setiap individu itu special. trus menjadi yang terbaik bagi dirimu dan bukan menjadi seperti orang lain, menjadi lebih dari orang lain atau menjadi seperti sesuatu yang tidak kita sukai.
mulailah berfikir mengenai diri kita sebagaimana orang-orang yang mencintai kita berfikir. mulailah mencintai diri kita sendiri! dorongan untuk menjadi yang terbaik harus slalu ada, tapi bukan dengan memerangi sekitar kita. coret kata perang dalam kamus kehidupan kita. ini bukan perang. hidup lebih berharga dari sekedar peperangan girls..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar